Makalah Kewarganegaraan

By | September 10, 2012

Makalah Kewarganegaraan Makalah Kewarganegaraan Makalah Kewarganegaraan BAB I PENDAHULUAN 1.1  Latar Belakang Sebagai warga Negara dan masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama, Yang pokok adalah bahwa setiap orang haruslah terjamin haknya untuk mendapatkan status kewarganegaraan, sehingga terhindar dari kemungkinan menjadi ‘stateless’ atau tidak berkewarganegaraan. Tetapi pada saat yang bersamaan, setiap Read More »


Penyimpangan Pancasila

By | August 29, 2012

Artikel Penyimpangan Pancasila >> Penyimpangan Pancasila dalam Demokrasi di Indonesia Pada saat ini,Pancasila sebagai dasar negara Indonesia sudah semakin tergeser dari fungsi dan kedudukannya dalam era demokrasi ini. Paham ini sebelumnya sudah dianut oleh Amerika yang notabene adalah sebuah Negara adidaya dan bukan lagi termasuk negara berkembang, pun di Amerika sendiri yang sudah berabad- abad Read More »

Makalah NKRI

By | July 13, 2012

Artikel Makalah NKRI   BAB I Pendahuluan 1.1  Latar Belakang Negara Kesatuan Republik Indonesia (disingkat NKRI), juga dikenal dengan nama Nusantara yang artinya negara kepulauan. Wilayah NKRI meliputi wilayah kepulauan yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Letak wilayah NKRI berada di antara: dua benua, yaitu benua Asia dan benua Australia; serta dua samudra. yaitu samudra Read More »

Pengertian Proyeksi

By | April 17, 2012

Artikel Pengertian Proyeksi Proyeksi peta adalah suatu sistem yang memberikan hubungan antara posisi titik-titik di bumi dan di peta. Karena permukaan bumi secara fisis tidak teratur, maka sulit untuk melakukan perhitungan dari hasil ukuran (pengukuran). Untuk itu dipilih suatu bidang yang teratur yang mendekati bidang fisis bumi, yaitu bidang elipsoida dengan besaran-besaran tertentu. Sebagaimana yang Read More »

Universal Tranfer Mercator

By | April 17, 2012

Artikel UTM-Universal Tranfer Mercator UTM (Universal Transverse Mercator) / (Universal Transfer Mercator) adalah sistem koordinat bidang yang didasarkan pada system transverse mercator. Proyeksi dalam sistem ini permukaan bumi dibagi menjadi 60 zone yang masing-masing ‘selebar’ 6 derajat pada garis bujur (longitude). Setiap zone dinomori, kemudian dilakukan pembagian setinggi 8 derajat pada garis lintang (latitude) yang Read More »