UTM-Universal Tranfer Mercator

By | April 17, 2012

Artikel UTM-Universal Tranfer Mercator

UTM (Universal Transverse Mercator) / (Universal Transfer Mercator) adalah sistem koordinat bidang yang didasarkan pada system transverse mercator. Proyeksi dalam sistem ini permukaan bumi dibagi menjadi 60 zone yang masing-masing ‘selebar’ 6 derajat pada garis bujur (longitude). Setiap zone dinomori, kemudian dilakukan pembagian setinggi 8 derajat pada garis lintang (latitude) yang diberi dengan kode huruf.

UTM

UTM-Universal Tranfer Mercator

Dalam proyeksi UTM, Provinsi Kalimantan Timur yang sebagian besar wilayahnya ada di antara 114 0’ 0” BT sampai 120 0’ 0” BT dan 8 0’0” LU sampai 8 0’ 0” LS masuk dalam zone UTM 50, untuk wilayah Kalimantan Timur yang ada di bawah katulistiwa (equator – 0 0’ 0” LU/LS) sampai dengan 8 0’ 0” LS zone UTM 50M (50 South/Selatan), sedang yang berada di sebelah utara equator sampai dengan 8 0’ 0” LU masuk dalam zone UTM 50N (50 North/Utara).

Sistem UTM dengan system koordinat WGS 84 sering digunakan pada pemetaan wilayah Indonesia. UTM menggunakan silinder yang membungkus ellipsoid dengan kedudukan sumbu silindernya tegak lurus sumbu tegak ellipsoid (sumbu perputaran bumi) sehingga garis singgung ellipsoid dan silinder merupakan garis yang berhimpit dengan garis bujur pada ellipsoid. Pada system proyeksi UTM didefinisika posisi horizontal dua dimensi (x,y) menggunakan proyeksi silinder, transversal, dan conform yang memotong bumi pada dua meridian standart. Seluruh permukaan bumi dibagi atas 60 bagian yang disebut dengan UTM zone. Setiap zone dibatasi oleh dua meridian sebesar 6° dan memiliki meridian tengah sendiri. Sebagai contoh, zone 1 dimulai dari 180° BB hingga 174° BB, zone 2 di mulai dari 174° BB hingga 168° BB, terus kearah timur hingga zone 60 yang dimulai dari 174° BT sampai 180° BT. Batas lintang dalam system koordinat ini adalah 80° LS hingga 84° LU. Setiap bagian derajat memiliki lebar 8 yang pembagiannya dimulai dari 80° LS kearah utara. Bagian derajat dari bawah (LS) dinotasikan dimulai dari C,D,E,F, hingga X (huruf I dan O tidak digunakan). Jadi bagian derajat 80° LS hingga 72° LS diberi notasi C, 72° LS hingga 64° LS diberi notasi D, 64° LS hingga 56° LS diberi notasi E, dan seterusnya.

Setiap zone UTM memiliki system koordinat sendiri dengan titik nol pada perpotongan antara meridian sentralnya dengan ekuator. Untuk menghindari koordinat negative, meridian tengah diberi nilai awal absis (x) 500.000 meter. Untuk zone yang terletak dibagian selatan ekuator (LS), juga untuk menghindari koordinat negative ekuator diberi nilai awal ordinat (y) 10.000.000 meter. Sedangkan untuk zone yang terletak dibagian utara ekuator, ekuator tetap memiliki nilai ordinat 0 meter.
Untuk wilayah Indonesia terbagi atas sembilan zone UTM, dimulai dari meridian 90° BT sampai dengan 144° BT dengan batas pararel (lintang) 11° LS hingga 6° LU. Dengan demikian wilayah Indonesia dimulai dari zone 46 (meridian sentral 93° BT) hingga zone 54 (meridian sentral 141° BT).


Tolong dibaca Juga yang ini.!

Welcome to my Personal Blog – Anda sedang membaca artikel tentang UTM-Universal Tranfer Mercator dan anda bisa menemukan artikel UTM-Universal Tranfer Mercator ini dengan kata kunci UTM-Universal Tranfer Mercator, Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel UTM-Universal Tranfer Mercator ini sangat bermanfaat bagi teman-teman Anda, namun Jangan lupa untuk meletakkan link postingan tentang UTM-Universal Tranfer Mercator sebagai sumbernya

to get more information for related topics UTM-Universal Tranfer Mercator You can do a search in that category in the menu above, this topic is about UTM-Universal Tranfer Mercator by somwebs.com

Semoga artikel UTM-Universal Tranfer Mercator, contoh makalah demam berdarah, makalah demam berdarah, deam berdarah diatas dapat bermanfaat bagi semua. aminn.. – artikel : Makalah Demam Berdarah dengue, Contoh Paper, Cara Membuat paper, Kamus mandarin Onlne, Aplikasi BBM untuk Android, Smartphone Terbaru 2012, Makalah Tentang Mineral, cara setting nokia 3500c sebagai modem, cara seting DHCP pada linux opensuse, Pengertian DHCPDISCOVER, File server, Pengertian file server, Pengertian file sharing, Fungsi samba dalam jaringan komputer, Pengertian Routing, Jenis Konfigurasi Routing, MAKALAH PENYAKIT MENULAR, Makalah Globalisasi, Dampak Globalisasi di bidang Pendidikan, Dampak Globalisasi di Bidang Ekonomi, Dampak Globalisasi dalam Bidang Sosial Budaya, Naskah Pidato Pengaruh Internet Terhadap Remaja, MAKALAH PENGOLAHAN SAMPAH, Makalah Perbandingan Ideologi Pancasila dan Komunis, Makalah Tentang Teori Hukum, Makanan Sehat Untuk Diet, Contoh Abstrak SkrIPsi, Dampak Positif dan Negatif HP, Cerpen Bingkai, Peradilan Rakyat, Sang Primadona, Di Dusun Lembah Krakatau, Network mapping, Menggabungkan 2 Router dan 2 ISP dengan Mikrotik, Menggabungkan 2 Router dan 2 ISP dengan Mikrotik, Cara Menyembunyikan IP adress, Kelas IP Address, Antivirus Untuk USB Flashdisk, Perbedaan Antara Hubs Switch dan Router, CONTOH MAKALAH IPA POLUSI UDARA, PENGERTIAN SAMPAH, Macam Dasar Negara dan Konstitusi, KATA SAMBUTAN PERNIKAHAN, Makalah Pengaruh Globalisasi Terhadap Kebudayaan, Contoh Penutup Makalah, Contoh Karya Ilmiah Tentang Makanan, PERKEMBANGAN MASYARAKAT DI INDONESIA PADA MASA REFORMASI, Pengertian Pendidikan dan Ilmu Pendidikan, BUDAYA JAWA TENGAH, Product Key for Win 7 Ultimate, Pancasila dengan Globalisasi, Mengukur Kecepatan Bandwidth Internet, Pengertian Bandwidth, Pengertian Internet, Pengertian DOWNLOAD DAN UPLOAD, Pengertian Cloud Computing, Pengertian Parallel Computing, Pengertian Embedded Computing, Pengertian Real Time, Tahapan Evolusi Software, Karakteristik Software, Jenis Product Software, Jadwal MotoGP 2012 Lengkap, Cara Menambahkan JCalender ke Netbeans, PENGERTIAN KARTOGRAFI, PENGERTIAN DEMOGRAFI, UTM-Universal Tranfer Mercator

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Current day month ye@r *